Jadi Zona Merah COVID-19, Desa Buat Pos Penjagaan Namun Minim APD

MAYODO.ID-Wonosobo menjadi 1 dari tiga daerah di Jawa Tengah yang masuk zona merah virus Corona atau COVID-19. Saat ini, di Kabupaten Wonosobo terdapat 23 orang terkonfirmasi positif virus Corona. Dari jumlah tersebut, 16 di antaranya merupakan klaster Ijtima Gowa, Sulawesi Selatan.

Salah satu cara untuk mengurangi penyebaran virus covid-19 di Wonosobo, Beberapa desa Melakukan pendataan warganya yang berstatus perantau. Hal ini untuk mempermudah pencegahan virus masuk ke wilayahnya, Pengadaan obat sebagai bahan baku disinfektan sampai penyemprotan massal, Sejumlah titik rawan seperti pasar, masjid, musala, sekolah, TPQ dan lingkungan permukiman secara rutin disterilkan dengan disinfektan.

Untuk mendukung itu, didirikan pos pengawasan dan pencegahan yang dijaga secara bergilir oleh Pemdes, Lembaga Desa, Linmas, RT, RW, Ansor, dan Banser dan warga setempat. Dalam sehari, dibagi shift pagi, siang, sore, Ikhtiar  dalam upaya menanggulangi penyebaran virus covid-19 patut diapresiasi ditengah Wonosobo menjadi Zona merah virus Covid-19.

Namun pada perkembanganya pos-pos penjagaan masuk wilayah dusun terkesan kurang memahami Protokol Standar Kesehatan, Petugas jaga tanpa Alat Pelindung Diri (APD), Nyaris yang tersedia hanya Hand Sanitizer dan cairan disinfektan saja. Social Distancing yang selalu didengungkan untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19 malah justru terkesan lalai dengan ngumpul-ngumpul ramai di pos pengawasan  dan pencegahan virus Covid-19.

Tentu bahaya mengintai kesehatan mereka tanpa disadari, karena penyebarannya sangat cepat Menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, virus corona SARS-CoV-2 bisa menular melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi. Apabila orang tersebut bersin atau batuk, droplet dari orang tersebut masuk ke tubuh individu di dekatnya dan menularkannya.

Skenario penularan lain juga bisa melalui kontak jabat tangan dengan individu positif corona. Orang yang sehat bisa tertular jika ia tak mencuci tangannya dengan bersih, Ada pula kemungkinan penularan dengan menyentuh permukaan benda yang sudah dihinggapi virus corona.

Bahaya virus corona di atas tentu tak bermaksud untuk menakuti publik. Malahan sebenarnya, amatlah mudah untuk mencegah diri agar tak tertular virus corona tersebut. Beberapa cara pencegahan Covid-19, yaitu:

  • Berdiam diri di rumah. Apabila Anda memiliki kesempatan untuk bekerja dari rumah, manfaatkanlah kesempatan tersebut. Berdiam diri di rumah juga membantu pembatasan interaksi dengan orang lain yang diharuskan tetap bekerja di luar rumah.
  • Memakai masker
  • Rajin mencuci tangan dengan baik dan benar
  • Memastikan tangan sudah bersih apabila ingin memegang wajah.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close