Warkop Ala Cafe di Wonosobo

MAYODO.ID – Urusan jagad per-kopian awal mula dikenal di dunia yaitu dalam bentuk instan. Jadi, jangan heran kenapa kopi kemasan pabrik masih banyak dijumpai hingga saat ini. Namun tidak sedikit dari para penikmat kopi yang justru merasa anti dengan kopi instan. Takaran yang kurang sesuai, terlalu encer, bahkan ada juga kopi hitam yang kentalnya dianggap mirip dengan oli bekas. Entah itu kopi yang berasal dari Daun kopi atau bahkan kulit kopi, atau malah beras yang dikasih perisa kopi.

Mereka pun akhirnya memutar otak bagaimana cara agar kopi ini tetap layak disebut kopi . Di Wonosobo, sudah banyak warkop yang memilih untuk menyajikan kopi dengan menunjukkan proses kerumitan matematisnya. Mereka menolak cara meracik kopi yang hanya dengan modal “guting-tuang-aduk”. Secara, mereka paham betul bagaimana kopi itu pahit bukan hanya dalam bijinya saja, tetapi juga asal muasalnya.

Suasana tempat yang estetik dan fotogenik juga dipercaya menjadi sebuah daya tarik . Sebab itu warkop kini banyak yang memilih konsep ala cafe agar dapat memancing banyak pasaran. yang disajikan pun biasanya tidak hanya kopi-kopian saja, bermacam cemilan dan makanan pendamping pun ikut di menu kan.

  1. Djagongan Djadoel
View this post on Instagram

ada yang bedakah? 😁 hanya suasana bar yang baru kok #rocketespressoindonesia #remidagindonesia #kopiwonosobo

A post shared by Djagongan Djadoel (@djagongan_djadoel) on

Salah satu yang spesial dari djagongan djadoel adalah proses manual brewing, kecuali esspresso nya , untuk itu mereka lebih memilih menggunakan mesin. Mereka mengandalkan blend Arabica dan Robusta, karena menyesuaikan lidah masyarakat Wonosobo yang tidak terlalu suka pahit dan tidak terlalu suka asam. Kedua jenis kopi itu pun diadu dalam mesin grinder, dan lahirlah Java Coffee khas Djagongan Djadoel.

Lokasinya pun sangatlah mudah dijumpai, dari arah alun-alun Wonosobo ambil saja ke arah Dieng, dan yang perlu diingat saat melewati masjid Al Manshur Kauman ada sebuah tulisan “JANGAN TENGOK KANAN”. Sang pemilik percaya bahwa struktur kalimat ini ternyata di respon sebaliknya oleh otak manusia. Materi ini beliau dapat saat mengikuti Certified Trainer of Funtastic Learning di Jakarta kala itu.

Baca Juga  5 cafe ter-hits di Wonosobo yang Instagramable

Alamat : Jln. pemuda no 12 Depan Masjid Al-Mansur Kauman Wonosobo
Buka : Setiap Hari pukul 16.00-23.00 WIB
Grab : Djagongan Djadoel

  1. Coduck Coffee Bar

Coduck coffee bar ini selalu menjadi pilihan utama tempat ngopi di Wonosobo. Setiap hari selalu ramai dibanjiri pengunjung karna tempatnya yang strategis dan juga nyaman untuk ngopi. Untuk kalian pecinta manual brewing, tidak salah tempat jika mencoba singgah kesini, mereka menawarkan kopi tubruk khas wonosobo maupun indonesia, v60, Aeropress dan juga vietnam drip. Kopi Esspresso juga menjadi menu utama di coffee shop ini.

Para pelanggan setia coduck coffee pastinya sudah tidak asing lagi dengan barista cantik di sana. Tentunya Ini menjadi salah satu daya tarik tersendiri dibandingkan dengan coffee shop yang lain. Lokasinya pun tidak jauh dari pusat kota , sejauh 700m jarak dari arah alun-alun kota Wonosobo.

Alamat : Ruko Visara No. A4, Jl. Dieng, Wonosobo Timur
Buka : setiap hari pukul 13.00-23.00 WIB

  1. AN Kopi

Kopi Lokal Khas Wonosobo begitu diutamkan di Kedai AN Kopi ini. Meskipun kopi-kopi terkenal seperti kopi Bowongso, Posong, dan juga Aceh Gayo tetap masuk di dalam daftar menu. Harry, pemilik AN Kopi ini menghimbau kepada para pecinta kopi agar tetap membeli biji kopi yang sudah di roasting oleh petani, hal ini dimaksudkan untuk memberikan supply finansial kepada para petani yang telah merawat, menjaga dan menyeleksi biji kopi hingga bertansformasi menjadi kopi “mahal” di kafe besar. Dengan cara ini diharapkan para petani kopi akan semakin bersemangat dalam merawat tanaman kopi dan memberikan kopi dengan kualitas terbaik.

Baca Juga  It’s Story time!!! Cobain Signature Drink di Say Story Wonosobo

“Enak atau tidaknya sebuah kopi bukan terletak pada rasanya yang strong, setiap kopi juga mempunyai ciri khasnya masing-masing. Kualitas kopi ditentukan oleh 3 aspek yang berperan penting, yaitu 80% ladang, 15% roasting dan 5% teknik seduhan. Ini akan menjadi barometer cita rasa dari kopi itu sendiri” ujar si pemilik kedai AN Kopi.

Masih di wilayah kota Wonosobo, AN kopi ini berada di persimpangan Makam Pahlawan sebelah kiri jalan menuju arah ke SMK 2 Wonosobo . Tempatnya pun sangat luas, terdapat 2 lantai, untuk lantai atas sering dijadikan tempat berkumpul ramai. Di halaman belakang, terdapat kursi dan meja yang ditujukan bagi para pengunjung yang ingin bersantai menikmati kopi sembari melihat kolam ikan.

Alamat : Taman Kopi Pahlawan Jl. Lingkar Luar Selatan KM.1 Pahlawan
Belakang Taman Makam Pahlawan Wonosobo
Buka : setiap hari pukul 11.00-23.00 WIB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close