Warga Resah, Aksi Kejahatan Marak Terjadi

Dalam beberapa hari terakhir ini warga Kabupaten Temanggung diresahkan dengan maraknya aksi kejahatan baik berupa begal maupun pencurian. Warga pun melakukan pengamanan secara mandiri dan saling berkoordinasi antar desa lewat ponsel maupun medsos.

Joko (40), warga Kayogan, Sidorejo menuturkan, warganya meningkatkan ronda malam karena hampir setiap malam ada percobaan aksi pencurian. Di wilayah lain juga sudah banyak warga melaporkan adanya pencurian sepeda motor, ternak, penjambretan dan lain-lain. Aksi biasanya terjadi antara pukul 21.00 hingga pukul 05.00 WIB.”Tadi malam ada orang mencurigakan, saat kita dekati malah lari sehingga di kejar. Apalagi ada info dari tetangga desa, warga Walitelon yang juga sedang mengejar maling, jadi ada mobil mencurigakan di parkir di Bong Cino mobilnya Daihatsu Luxio warna putih pelat nomor B. Ada satu orang di situ malah lari dan dikejar saat tertangkap bungkam pura-pura bisu lalu di bawa polisi,” ujarnya Sabtu (25/4/2020).Menurut dia, hal itu membuktikan adanya pesan berantai lewat media sosial bahwa memang saat ini marak tindak kriminal di wilayah Temanggung, di duga pelaku sudah dikoordinir secara serentak menggunakan kendaaraan mobil box, truk yang kemudian pelakunya menyebar mencari sasaran dan setelah mendapat hasil berkumpul di titik tertentu.

Riski (38), warda Desa Salamsari, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung mengatakan, hampir setiap malam warganya siaga karena wilayahnya kerap menjadi sasaran maling. Di wilayahnya bahkan dalam satu malam bisa ada empat kejadian yang terjadi dalam waktu hampir bersamaan. “Tadi malam sampai dini hari kita ngejar-ngejar maling, dalam waktu yang hampir bersamaan ada empat titik kejadian di desa kami. Mesin traktor milik gapoktan desa kami disikat maling tapi maling tidak tertangkap. Wabah corona membuat orang banyak kehilangan penghasilannya kemudian nekat melakukan aksi kejahatan lalu ini bisa jadi ada hubungannya dengan keputusan Menteri Yasona yang membebaskan 30 ribu napi di Indonesia, sebuah keputusan yang aneh,”katanya.

Baca Juga  LCW Dieng Hadirkan Keceriaan Di Balai Yatim Hj Maryam
kdj51fieajytd0oa9nel.jpg

Cahyo Hadi (38), warga Sawahan Kedu, menuturkan jika telah terjadi percobaan pencurian di rumahnya pada dini hari 00.30 WIB, di mana pelaku menjebol jendela di duga menggunakan linggis. Tapi aksi itu terlebih dahulu diketahui ayahnya yang kemudian membuka pintu dan pelaku melarikan diri. Untuk keamanan diapun kini telah mempersiapkan senapan dan panah karena memang keadaan mendesak.

Dari penelusuran sebelumnya juga ada penjambretan di Jalan Dusun Tloyo, Desa Karanggedong, Rahayu Purwati seorang guru SD Negeri 1 Traji menjadi korban penjambretan. Barang yang dijambret berisi sebuah dompet berisi surat penting dan uang.Di Desa Malebo Kecamatan Kandangan gudang BUMDES di bobol barang yang dicuri adalah gula pasir, tabung gas elpiji. Pada hari Kamis (23/4/2020), Masjid Agung Darussaam Temanggung dipecah kacanya oleh dua orang pelaku yang dugaannya mau mengambil jam bandul di masjid tersebut namun dua pelaku berhasil ditangkap oleh kemanan masjid tersebut.Kasatreskrim Polres Temanggung, AKP M Alvin Armin, ketika dikonformasi mengakui jika di masa pandemi corona ini tingkat kriminalitas di wilayahnya meningkat. Oleh karena itu, pihaknya meminta agar warga meningkatkan kewaspadaannya. Meski tidak menyebut secara terperinci namun sudah ada beberapa kasus yang ditanganinya.

“Di Temanggung saat musim pandemi corona saat ini memang hampir setiap hari terjadi aksi kejahatan, pembegalan, pencurian, dan penjambretan. Kami mengimbau warga rutin melakukan patroli di desanya dan melaporkan jika ada hal mencurigakan,” katanya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close