Ulama dan Umara Kabupaten Wonosobo, Terbitkan Maklumat Bersama

MAYODO.ID-Ulama dan Umara Kabupaten Wonosobo menandatangani komitmen bersama tentang pelaksanaan Sholat berjama’ah di masjid maupun tempat ibadah umum.

Kesepahaman tang tertuang dalam maklumat bersama Ulama dan Umara Kabupaten Wonosobo ini ditandatangani oleh pejabat tingkat kabupaten yaitu Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Dandim 0707, Kapolres, Ketua DPRD, Kejaksaan Negeri, dan Ketua MUI ini juga turut disepakati Ormas keagamaan di Kabupaten Wonosobo yaitu NAhdlatul Ulama, Muhammadiyah, Rifaiyah,  dan LDII, surat kesepahaman ini juga ditandatangani oleh Kemenag Kabupaten Wonosobo.

Surat kesepahaman yang ditandatangani pada tanggal 25 April 2020 ini, merangkum 7 (tujuh) point yang merupakan sikap serius semua pihak untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 agar tidak semakin membahayakan umat manusia.

Tujuh point yang tertuang dalam surat kesepahaman adalah berikut ini:

  1. Mewajibkan seluruh umat islam di kabupaten Wonosobo untuk mematuhi protocol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah yakni antara lain melakukan pembatasan jarak fisik, menggunakan masker ketika keluar rumah, melakukan upaya perilaku hidup bersih dan sehat.
  2. Tidak mengadakan sholat berjamaah ditempat ibadah umum (masjid/mushola) dan tempat umum lainnya, baik sholat fardhu, sholat Jum’at maupun sholat Sunnah. Ibadah tersebut agar dilaksanakan di kediaman masing-masing dengan tanpa mengurangi kekhusyu’an dan keikhlasan.
  3. Tidak mengadakan pengajian umum, tabligh akbar di tempat ibadah umum (masjid/mushola) dan tempat umum lainnya serta pengajian berkelompok dan/atau bergiliran dirumah warga. Pengajian tersebut dapat dilakukan secara mandiri atau berjamaah dengan metode daring dengan memanfaatkan media informasi dan teknologi yang ada.
  4. Mengajak seluruh umat islam di kabupaten wonosobo pada malam jum’at dan malam-malam lainnya untuk selalu bermunajad kepada Alloh SWT, berdoa bersama dari kediaman masing-masing agar pandemic wabah COVID-19 ini segera berakhir.
  5. Menghimbau seluruh umat islam di kabupaten Wonosobo untuk mengetahui pedoman pelaksanaan ibadah bulan Ramadhan dan idul fitri 1 syawal 1441 H selama pandemic wabah COVID 19 yang telah ditetapkan pemerintah.
  6. Menghimbau seluruh umat islam di kabupaten Wonosobo untuk saling berperan aktif mencegah penyebaran COVID 19 dengan saling meningkatkan rasa persaudaraan dan gotong royong.
  7. Menghimbau seluruh umat islam dikabupaten Wonosobo agar tetap tenang dan tidak panic serta meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing dengan selalu mengikuti informasi dan himbauan resmi dari pemerintah.
Baca Juga  Herd Immunity digadang-gadang untuk menghentikan Corona, Apa itu?

Diakhir maklumat yang telah disepakati ini ditegaskan kembali agar keputusan bersama dalam maklumat ini disampaikan untuk dipatugi dan dipedomani oleh seluruh masyarakat dan demi keselamatan bersama terutama di Kabupaten Wonosobo.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close