Tanpa Surat Jalan, Pendatang Tidak diperbolehkan Keluar-Masuk Wonosobo

Pemerintah Kabupaten Wonosobo melakukan pembatasan moda transportasi setelah ditetapkan sebagai zona merah virus Corona(COVID-19) mulai hari ini. Pendatang yang keluar-masuk Wonosobo harus membawa surat jalan.

“Wonosobo statusnya sudah zona merah COVID-19. Dengan pertimbangan itu, dilakukan pembatasan moda transportasi. Hari ini dimulai uji coba hingga tanggal 7 Mei 2020,” kata Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Perhubungan Wonosobo Bagyo Sarastono saat dihubungi redaksi, Senin (4/5/2020).

Dengan adanya aturan tersebut, semua moda transportasi akan diperiksa di posko-posko perbatasan. Kendaraan yang disasar yakni mobil penumpang pribadi, sepeda motor, maupun angkutan umum.

“Posko-posko ini ada di semua perbatasan. Seperti di Dieng, Sawangan, Kepil, Reco, Tambi, Sumberejo Wadaslintang, dan posko di Terminal Wonosobo. Selain itu juga posko milik Polres dan Kodim Wonosobo,” sebutnya.

Dalam pemeriksaan tersebut juga ditekankan pendatang wajib menyertakan surat jalan dari RT/RW atau instansi tempat bekerja. Jika tidak membawanya, pengendara tersebut tidak diperbolehkan melanjutkan perjalanan.

“Aturan ini berlaku bagi orang yang mau masuk Wonosobo atau yang keluar. Jadi kalau tidak membawa surat jalan dari RT/RW atau instansi tempat bekerja, diminta suruh kembali,” tegasnya

sumber: detik.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close