IKASUKA Peduli Masyarakat Terdampak COVID-19

Yogyakarta, Mayodo.id – Minggu 3 Mei 2020, Pengurus Ikatan Keluarga Alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (IKASUKA) dan Pengurus IKASUKA Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan Bakti Sosial sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat terdampak pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Pandemi COVID-19 merupakan problem kesehatan yang berdampak pada ranah sosial ekonomi masyarakat. Sebab pencegahan penularannya harus dialakukan dengan pembatasan sosial, work from home (WFH), pelarangan mudik, hingga pembatasan kerja yang selama ini menjadi inti dari gerak laju ekonomi masyarakat. Dengan kebijakan yang demikian, perputaran roda produksi ekonomi otomatis mengalami kemacetan. Masyatakat pun kemudian berbondong-bondomg membangun solidaritas kemanusiaan, tidak terkecuali para Pengurus IKASUKA.

Ketua IKASUKA Pusat Drs. HM. Syaiful Bahri Anshori, M.P. beberkan bahwasannya penyalurannya akan diberikan kepada mahasiswa, guru ngaji, marbot masjid, masyarakat jalanan, pekerja informal dan disabilitas. “Merespons situasi yang memprihatinkan seperti yang kita hadapi ini, IKASUKA Pusat bekerjasama dengan IKASUKA DIY mengambil bagian dalam solidaritas kemanusiaan dengan menggalang dana dari para alumni. Hasilnya didistribusikan pada tiga klaster masyatakat. Pertama, bagi mahasiswa yang terjebak tidak bisa pulang. Kedua, bagi Guru ngaji dan marbot masjid. Ketiga, bagi masyarakat jalanan, pekerja informal dan disabilitas,” ucap Syaiful.

Salahsatu Pengurus IKASUKA Pusat Syamsul Arifin menambahkan bahwasannya pembagian sembako yang dilakukan teruntuk para marbot masjid/musholla dan mahasiswa yang masih berada di Yogyakarta serta masyarakat yang terdampak wabah COVID-19. “Minggu depan diharapkan dapat membagikan paket nasi kotak/box kepada sasaran yang sama. Semoga kepedulian tersebut menjadi barokah di bulan suci ini, dan harapan kami semoga para dermawan dan donatur semakin bertambah sehingga minggu depan pun masih bisa berbagi paket sembako dengan cakupan sasaran yang lebih luas,” cetus Syamsul.

Baca Juga  Desa Pungangan Resmi Jadi Desa Lumbung Darah Pertama di Jawa Tengah

Selain itu, Ketua IKASUKA DIY Soni Amir Sholekhuddin, S.Ag. lebih jauh menyebutkan, bahwa donasi dari para alumni dimanifestasikan dalam bentuk paket sembako, masker, dan nasi box. “Penggalangan dana dilakukan pada tanggal 20-30 April 2020, dan distribusinya dibagi ke dalam dua bagian. Distribusi paket sembako dilakukan pada hari Ahad tanggal 3 Mei 2020. Pendistribusian kedua, yakni masker dan nasi box dilaksanakan pada tanggal 10 Mei 2020, yang semuanya bertempat di Yogyakarta. Atas terlaksananya misi dan solidaritas kemanusiaan ini, IKASUKA Pusat dan IKASUKA DIY mengucapkan terima kasih kepada para donatur semoga amal ibadah bapak ibu semua Allah balas dengan ridho-Nya. Aamiin,” beber Soni.

“Program IKASUKA PEDULI COVID-19 akan berlanjut Minggu depan. Yakni pembagian 500 nasi kotak untuk buka puasa dan pembagian 500 masker. Baksos ini dilaksanakan di tiga titik, sekitar kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Tugu Jogja, dan Titik Nol Kilometer. Mohon doanya semoga lancar, manfaat, dan barokah,” ucap Wakil Ketua IKASUKA DIY Zulfikar Setiawan, S.Ag. yang juga turut andil dalam aksi IKASUKA PEDULI COVID-19. (Jamil)

Suasana saat Pengurus IKASUKA Pusat dan IKASUKA DIY ketika menyalurkan Bantuan untuk mayarakat terdampak COVID-19.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close