Idaroh Syu’biyyah JATMAN Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan Untuk Masyarakat Terdampak COVID-19

Yogyakarta, Mayodo.id — Beberapa bulan terakhir kita diguncang dengan isu yang begitu menyita perhatian dunia, tidak ketinggalan itu tersebut juga menyita perhatian Indonesia, terutama Daerah Istimewa Yogyakarta (juga Kota Yogyakarta). Hal tersebut adalah terkait kemunculan Coronavirus Disease-2019 (COVID-19). Virus ini pertama kali muncul di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China pada Desember 2019.

Kasus pasien positif virus corona (COVID-19) di dunia mencapai 2.324.731 kasus, dengan 160.434 kasus kematian, dan 595.467 kasus berhasil sembuh per Minggu, 19/4/2020 pukul 6:00 WIB (CNBC Indonesia). Menurut WHO Data Last update: 24 April 2020, 07:00 GMT+7, secara Global di 213 Negara/Kawasan, Kasus Terkonfirmasi dengan total 2.631.839, jumlah kematian mencapai 182.100.

Update dalam website resmi Pemerintah RI (www.covid19.go.id) per 25 April 2020, jam 11.00, yang mengalami Positif COVID-19 8.211 orang. Dari data tersebut, yang berhasil sembuh 1.002 orang, dan meninggal dunia 689 orang.

Akibat Pandemi COVID-19 yang melanda dunia dan secara nasional di Indonesia, berdampak juga di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), termasuk Kota Yogyakarta. Sesuai update data Pemda DIY (corona.jogjaprov.go.id), per 24 April 2020 di DIY, total data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 749 orang. Pasien Positif COVID-19: 77 orang, 34 sedang di rawat, 36 orang sudah sembuh dan 7 orang meninggal dunia. Masih dalam proses penanganan: 197 orang, 111 orang sedang rawat inap, 78 orang rawat jalan, dan 8 orang meninggal dunia. Pasien Negatif 475 orang. Total Data Orang Dalam Pemantauan (ODP) sejumlah 4086 orang.

Dari data yang tergambar diatas, banyak juga masyarakat kota Yogyakarta yang terdampak COVID-19. Oleh karena itu, Idaroh Syu’biyyah Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah (JATMAN) Kota Yogyakarta melalui satuan tugas Penanganan Coronavirus Disease-2019 (Satgas COVID-19) tergerak hatinya turut andil menjadi solusi atas persoalan yang terjadi di Kota Yogyakarta.

Idaroh Syu’biyyah JATMAN Kota Yogyakarta saat menyalurkan bantuan untuk Pondok Pesantren Al-Mujahadah Lempuyangan Kota Yogyakarta

Katib Idaroh Syu’biyyah JATMAN Kota Yogyakarta KH. Ahmad Yubaidi, S.H., S.Pd., M.H. mengatakan bahwasannya, di Kota Yogyakarta banyak juga masyarakat yang terdampak dari COVID-19. “Idaroh Syu’biyyah JATMAN Kota Yogyakarta akan fokus menyalurkan bantuan pada para pendidik ngaji Al-Quran, Guru Madrasah, para Kiai Kitab Kuning di Pondok dan di Kampung, Penjaga Masjid, Penceramah Agama, Penjaga Keamanan Masjid. Mudah-mudahan sumbangan dari Idaroh Syu’biyyah JATMAN Kota Yogyakarta ini dapat meringankan beban akibat pandemi COVID-19,” ucap Yubaidi usai menyalurkan bantuan pada 1 Mei 2020 yang juga ditemani oleh beberapa pengurus lainnya.

Lebih lanjut Ahmad Yubaidi menjelaskan bahwasannya dalam waktu dekat Idaroh Syu’biyyah JATMAN Kota Yogyakarta juga akan mengadakan baksos akibat pandemi COVID-19 periode kedua. “Mohon doanya, dalam waktu dekat kami dari JATMAN Kota Yogyakarta akan melakukan lagi hal yang sama seperti hari ini, dan akan disalurkan di lokasi berbeda yang berada di Kota Yogyakarta,” bebernya.

Baca Juga  Kasus Corona di Banjarnegara Bertambah 2 dari Klaster Gowa

Pada hari ini, 1 Mei 2020 Idaroh Syu’biyyah JATMAN Kota Yogyakarta menyalurkan di lima titik. Pertama, diantaranya untuk kyai kampung di Kotagede Yogyakarta KH. Zaenal Arifin. Kedua, untuk penjaga dan pengurus Masjid Yasmin 2 di Rejosari, Rejowinangun, Kotagede Yogyakarta. Ketiga, untuk Pondok Pesantren Kotagede Hidayatul Mubdadi-ien, Kota Yogyakarta. Keempat, Pondok Pesantren yang berada di Gedongkuning, Kota Yogyakarta. Kelima, untuk Pondok Pesantren Al-Mujahadah Lempuyangan Kota Yogyakarta. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close