Camat Kalibawang: Edukasi Kepada Masyarakat Tentang Bahaya Covid-19 Itu Yang Terpenting

MAYODO.ID- Camat Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo Sukamto Adi S. menyampaikan skenario tentang penanganan COVID-19 diwilayah kecamatan Kalibawang. Seperti yang disampaikan oleh pemerintah Wonosobo melalui laman resmi informasi penyebaran Covid-19 di wilayah kabupaten wonosobo di halaman web www.corona.wonosobokab.go.id Kecamatan Kalibawang adalah salah satu wilayah yang belum terpapar kasus positif covid-19.

Meskipun Wilayahnya masih aman dari penyebaran virus corona, Sukamto tidak gegabah, usaha untuk tetap menjaga warganya dapat terbebas dari pandemi ini terus dilakukan. Sukamto merasa memiliki tanggung jawab penuh atas rasa aman yang harus dirasakan oleh warganya, setiap hari dia turun kelapangan didesa dan dukuh di wilayah kerjanya untuk melakukan edukasi dan memantu setiap perkembangan yang terjadi.​

Bagi dia edukasi pengetahuan sangatlah penting bagi masyarakat, masyarakat yang ketakutan akan virus ini jika tidak diimbangi dengan pengetahuan yang memadai akan berpotensi melakukan hal-hal yang kontra produktif untuk menekan penyebaran virus ini di kecamatannya. Dia juga mencontohkan adanya posko penjagaan wilayah yang dibangun secara mandiri oleh masyarakat maupun dengan hasil musyawarah serta koordinasi dengan pemerintah desa setempat banyak di temui terjadi kerumunan dalam waktu yang lama terutama ketika malam dan sore hari ketika masyarakat telah selesai melaksanakan perkerjaannya dan menunggu waktu berbuka puasa, Sukamto juga mengakui hal ini tidak hanya laporan dari tim Satgas Covid-19 yang ada dikecamatan namun dia juga mendapati kejadian itu secara langsung saat dia turun ke desa dan pedukuhan saat malam hari.

”Masyarakat tidak juga bisa disalahkan, karena memang mereka sudah terbiasa dengan hidup sosial dan saling tegur sapa sesama anggota masyarakat, namun yang terpenting kami turun adalh untuk terus memberikan edukasi agar masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan agar mengurangi kerumunan dalam kegiatan apapun termasuk dalam urusan Ibadah karena sekarang bulan ramadhan yang tahun-gahun sebelumnya digunakan oleh masyarakat untuk bersama melaksanakan ibadah di masjid dan mushola, untuk ramadhan kali ini kami menghimbau untuk dilaksanakan di rumah masing-masing” ujar Sukamto (28/04).

Baca Juga  Data Pemerima BST Semrawut, Komisi A DPRD Wonosobo Gelar Rapat Dengar Pendapat

Terkait potensi datangnya para pemudik yang pulang menjelang lebaran Sukamto juga menjelaskan untuk saat ini kebijakan isolasi dan pengawasan secara teknis dilaksanakan ditingkat kelurahan dengan tetap berkoordinasi dengan pemerintah dan satgas covid-19 di kecamatan Kalibawang, jika ini melebihi batas kemampuan desa dalam jumlah maupun penanganannya Sukamto juga menyampaikan akan menyiapkan skenario penanganan penyebaran covid-19 jika pemudik dalam jumlah yang tak terkendalikan datang ke Kalibawang dengan koordinasi dengan semua pihak termasuk pemerintah Desa di Kecamatan Kalibawang.

Selain itu Sukamto juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menekan perkembangan dan penyebaran covid-19 dikecamatan kalibawang dalam bentuk apapun, baik yang menyalurkan bantuan berupak materil dalam bentuk APD, hingga masyarakat yang tetap menjaga diri dengan diam dirumah dan mengurangi interaksi sosial selama pandemi corona di kecamatan Kalibawang juga bagi warga Kalibawang yang berada di luar kota baik berkerja maupun belajar yang rela menunda kepulangannya selama pandemi covid-19 ini berlangsung.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close